Feeds:
Posts
Comments

Archive for February, 2012

Durable Love

Joko Anwar adalah salah satu sutradara kebanggaan Indonesia yang karya-karya-nya selalu saya tunggu. Entah ketika ia menjadi sutradara, ataupun menjadi scriptwriter. Kali ini, filmnya adalah Durable Love (2012).

Durable Love diluncurkan di tanggal 14 Februari 2012, tepat pukul 17.00 di situs http://www.durablelovemovie.com. Ya, filmnya bisa ditonton secara online. Beberapa hari sebelumnya, para pengakses situsnya bisa memesan tiket dan memilih tempat duduknya sendiri di teater online tersebut. Menarik, dan semenarik filmnya. Beberapa jam setelahnya, server situsnya jammed, karena teaternya penuh sesak oleh para penonton virtual.

Bertutur dalam durasi sekitar 11 menit, kelebihan utama film ini tentu saja ada di beberapa punch line yang diucapkan dua tokoh utamanya. Diperankan dengan baik oleh Karina Salim (pernah bermain di drama musikal Onrop!) dan Sadha Triyudha (akan bermain di film layar lebar terbaru Joko Anwar – Modus Anomali). Yang menarik perhatian tentu saja akting (meminjam bahasa anak jaman sekarang) unyu-unyu Karina dan humor cerdas di sepanjang film. Dengar saja potongan pembicaraan di puncak konflik film yang ternyata unscripted ini,

Sadha : …aku tetep milih kamu, tapi ini diehard, Yang.

Karina : Emang Bruce Wilis.

Menarik, kan?

Film pendek memang selalu menarik dibahas. Semenjak dulu saya selalu mengagungkan film pendek sebagai format yang paling efektif untuk menyampaikan sebuah ide. Karena dengan waktu yang pendek, pusat dunia akan berada di inti ceritanya sendiri. Tidak perlu ada sub-konflik, ataupun karakter tambahan. Durable Love bercerita dengan sederhana. Joko Anwar menyelipkan kata cinta di interaksi sederhana. Dipilihnya karakter yang sedang menjamur di masyarakat, karakter perempuan metropolitan dengan apartemen pribadi dan visi hidup yang jelas. Yang walaupun akhirnya (lagi-lagi) kalah dengan hal klise-cinta. Hanya si ide, menari di atas panggung. Dengan eksekusi sederhana dan media internet yang sekarang ada di ujung jari setiap orang, film Durable telah mencuri hati dan sesederhana itu, film ini berhasil berbicara tentang cinta di hari yang (katanya) penuh cinta.

Advertisements

Read Full Post »